Kamis, 15 Januari 2009, dalam rangka menyongsong UANAS Guru2 Malhikdua mengadakan pelatihan pertama yang bertempat di GOR Al Hikmah. Semua guru diwajibkan mengikutinya karena acara ini bertujuan memancing semangat guru2 menghadapi ujian nasional. Jangankan yang sehat Pa Sulkhi aja yang tanganya sedang sakit ikut semagat berangkat. Susah-susah memaksakan diri ikut tepuk tangan demi mengikuti dan memeriahkan acara tersebut.
Gimana beliau mau tidak menghadirinya, dilihat dari judul pelatihanya saja udah menarik winning Goal dan winning time dengan totor Ust. Faozan trainer kondang.
Disitu ada acara pijat-pijatan sesama peserta yang menunjukan keakraban antara atasan dan bawahan, dan niepuk2 jidat yang maksudnya kita harus memraktekan apa yang akan kita terapkan ke murid, 2 orang bekerja sama memasukan bola ke sebuah botol yang maksudnya mengegolkan anak-anak ke akhir ujian Nasional dengan kekompakan guru-guru, mendengarkan harapan-harapan murid dan sujud mengingat Allah, Orang tua guru2 kita terdahulu.
Distitu juga kita diajarkan untuk saling percaya sesama guru, saling menyapa jika bertemu. Trus disuitu ada salahsatu praktik percaya terhadap temanya 1 orang menjatuhkan dirinya di atas tangan yang saling bergandengan erat. Sambil mngatakan
Saya Percaya, saya percaya…. saya percaya. …ada juga adegan rasa berani dengan prkatik memotong pensil menggunakan satu jari jempol dan mematikan beberapa lilin. disitu juga kita puny salam dahsyat
Aku mau, aku tau , aku mampu aku bisa
Uih….pokoknya rame deh……
Bayangkan saja Pa Otong guru yang badanya besar menjatuhkan diri ke atas tangan-tangan guru yang kurus kalau otong tidak percaya mungkin jatuh.
wah ternyata buka cuma guru2 aja penampakan pun muncul di permukaan digital. loihat aja nie….




2 comments ↓
hahahaha. sepertinya penampakan berawal dari yang posting ni, hehehe. asyik tuh, perlu ditindaklanjuti untuk anak2 juga oke. kamu ndri dikerjain apa?
di sini ga ada yang dikerjain. paling suruh maju untuk menunjukan rasa kesiapannya menghadapi UNAS. ada adegan pijat-pijatan tapi ga aku potret. sebab aku ikut di pejeti setelah selesai di pijat aku beru ingat kalau aku fotografernya. he….mf ya…